Image default
Kesehatan

4 Buah & Sayur ini Sebaiknya Dihindari Saat Sedang Diet Mengandung Kalori Tinggi

Buah dan sayur merupakan makanan yang biasanya dipilih sebagai menu saat diet untuk menurunkan berat badan. Tapi tahukah kamu bila mengonsumsi buah dan sayur saat diet tidak boleh sembarangan. Pasalnya, ada buah dan sayur yang justru tinggi kalori dan tidak pas dikonsumsi saat sedang diet.

Tidak hanya tinggi kalori, beberapa sayur dan buah memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih tinggi daripada jenis lainnya. Seperti diberitakan Kompas.com pada 18 Juni 2019 lalu, dijelaskan bahwa GI adalah standar pengukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula (glukosa) untuk digunakan sebagai energi. Ukuran GI ini berupa skala dari 0 sampai 100. Angka IG juga memengaruhi seberapa cepat tubuh memproduksi insulin.

Semakin rendah nilai IG suatu makanan, maka akan semakin kecil pengaruhnya terhadap peningkatan insulin dan gula darah. Adapun buah dan sayuran yang perlu dihindari atau dikurangi konsumsinya jika sedang diet, antara lain: Kacang kacangan dan legume kaya akn protein dan nutrisi. Namun, satu gelas kacang mengandung sekitar 227 kalori.

Sebagai perbandingan, brokoli dengan jumlah porsi yang sama hanya mengandung sekitar 31 kalori. Jadi, jika kamu sedang menjalani diet dan membatasu asupan kalori, kamu perlu memerhatikan asupan kacang kacangan dan legume. Jagung manis tinggi kandungan tepung pati dan memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Kondisi ini menghasilkan penurunan kadar glukosa hanya setelah beberapa jam dikonsumsi dan membuat kita merasa lapar lebih cepat. Jika ingin kenyang lebih lama, hindari mengonsumsi jagung manis. Alpukat adalah buah yang nikmat dan creamy.

Meski mengandung lemak sehat, namun alpukat memiliki kalori yang sangat tinggi. Alpukat ukuran besar bisa mengandung sekitar 332 kalori. Jika kamu sedang menghitung asupan kalori harian dengan rinci, ada baiknya jika mengonsumsi buah ini dalam jumlah moderat.

Buah buahan kering (dry fruit) jauh lebih padat kalori daripada buah buahan segar. Jadi, mengonsumsi sedikit saja buah kering dalam salad, yoghurt atau sereal bisa menambah banyak kalori. Ini tidak berarti kamu tidak boleh mengonsumsi buah kering, tetapi pastikan mengonsumsinya dalam jumlah moderat. (*)

Baca Juga

Awet Muda dengan Rutin Olahraga

Diana Nurhani

DJ Butterfly Rem Makan Pedas Tapi Tidak Bisa Kurangi Lalapan Sedang Menyusui

Diana Nurhani

2020 Lebih Produktif dengan Paket Suplemen Khusus Pekerja dari JOVEE

Diana Nurhani

Manfaat Konsumsi Bawang Merah buat Kesehatan

Diana Nurhani

Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jantung Kita

Diana Nurhani

Penderita Diabetes Jangan Sembarangan Makan Buah

Diana Nurhani

Waspada Keluar Keringat yang Berlebih, Tanda-tanda Penyakit Bahaya, Ini 5 Penyebabnya

Diana Nurhani

Ria Irawan Sempat Sembuh Lalu Kambuh Benarkah Penderita Kanker Tak Bisa pulih 100 Persen

Diana Nurhani

Minum Kopi di Perut Masih Kosong Bisa Undang Stres pada Tubuh

Diana Nurhani

Sebaiknya Ajukan Empat Pertanyaan Ini ke Dokter Sebelum Tindakan Operasi

Diana Nurhani

Tidak Cukup Jika Hanya Dicuci atau Dibasahi Penting! Saat Mandi Perhatikan 10 Bagian Tubuh Ini

Diana Nurhani

Atasi Anemia Ibu Hamil buat Ciptakan Anak Unggul

Diana Nurhani

Leave a Comment