Image default
Pendidikan

Jika Mendesak Kelulusan Siswa Akan Ditentukan dari Nilai Rapor Komisi X

Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah dikaji berbagai opsi ujian bagi siswa tingkat dasar dan menengah sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kelulusan siswa, termasuk menggunakan nilai raport. Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyatakan hal tersebut menyikapi kesepakaan rapat konsultasi yang menyepakati pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dari tingkat SMA, SMP, hingga SD ditiadakan. Kesepakatan ini didasarkan atas penyebaran Covid 19 yang kian massif. Padahal, jadwal UN SMA harus dilaksanakan pekan depan.

Sementara, jadwal UN untuk SMP serta SD yang harus dijadwalkan paling lambat akhir April mendatang. “Penyebaran wabah Covid 19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah Covid 19 sehingga kami sepakat UN ditiadakan” ujarnya. Huda mengatakan saat ini Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai penganti UN.

Kendati demikian opsi tersebut hanya akan diambil jika pihak sekolah mampu menyelenggarakan USBN dalam jaringan (daring). “Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di Gedung gedung sekolah,” katanya. Politikus PKB ini menegaskan jika USBN via daring tidak bisa dilakukan maka muncul opsi terakhir yakni metode kelulusan akan dilakukan dengan menimbang nilai kumalatif siswa selama belajar di sekolah.

Untuk tingkat SMA dan SMP maka kelulusan siswa akan ditentukan melalui nilai kumalatif mereka selama tiga tahun belajar. Pun untuk siswa SD, kelulusan akan ditentukan dari nilai kumulatif selama enam tahun mereka belajar. “Jadi nanti pihak sekolah akan menimbang nilai kumulatif yang tercermin dari nilai raport dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kulikuler atau ekstra kulikuler siswa terdokumentasi dari nilai raport,” ujarnya.

Baca Juga

Siswa SMA di Semarang Ikuti Pelatihan Seleksi Semakin Ketat

Diana Nurhani

Esri Indonesia capai UI Award 2019 Berkontribusi di Bidang Pendidikan

Diana Nurhani

Legislator PKB Ratna Juwita Sari Soroti Unggahan Anak Hina Ibu yang Viral di Media Sosial

Diana Nurhani

Kolaborasi Lebih Luas untuk Dukung Arsitek dan Desainer Interior Muda Indonesia

Diana Nurhani

Ini Syaratnya Nadiem Izinkan 50 Persen Alokasi Dana BOS buat Gaji Guru Honerer

Diana Nurhani

Satuan buat Menghitung Kekuatan Gempa Kenali Skala Mercalli Selain Skala Ritcher

Diana Nurhani

Cost Control Engineer hingga Engineering Manager Prospek Kerja Jurusan Teknik Industri

Diana Nurhani

Ini Jawaban Kemendikbud Bahasa & Sastra Daerah Terancam Punah

Diana Nurhani

Kan Gak Semua Orang Kaya! Tina Toon Protes Nadiem Makarim Soal Pembelajaran Jarak Jauh Permanen

Diana Nurhani

Pendidikan Karakter Dimulai dari Keluarga Puti Guntur

Diana Nurhani

Kemendikbud Sesuaikan Kuota PPDB 2019 Tanggapi Komentar Presiden

Diana Nurhani

Termasuk Perundungan Waspadai 5 Hal Ini Hari Ini Senin 15 Juli 2019 Hari Pertama Masuk Sekolah

Diana Nurhani

Leave a Comment