Image default
Nasional

KPU yang Bersikeras Tak Larang Eks Napi Korupsi Maju Jadi Calon Kepala Daerah Ketua Komisi II DPR

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia buka suara terkait terjaringnya komisioner KPU berinisial WS dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut lantaran penyelenggara pemilu terjerat masalah hukum terkait korupsi. Namun, politikus Golkar tersebut menilai terjeratnya komisioner KPU dalam kasus korupsi sangat disayangkan. Pasalnya, KPU selama ini melalui Peraturan KPU (PKU) bersikeras tak melarang eks narapidana korupsi maju dalam kontestasi politik ke depan.

Ibaratnya, kata dia, KPU berusaha mempercayai eks narapidana korupsi tak akan mengulangi kesalahan yang sama. Namun, ternyata KPU sebagai penyelenggara pemilu justru melakukan korupsi. "Selama ini, KPU sendiri adalah institusi yang insist (bersikeras) terhadap dimasukkannya point eks atau mantan narapidana korupsi boleh mengajukan diri sebagai calon kepala daerah," kata dia. Sebelumnya diberitakan, Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencokok satu di antara Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (8/1/2020) siang.

Ketua KPK Firli Bahuri secara terbuka menyebut Komisioner KPU berinisial WS. "Komisioner KPU atas nama WS," kata Firli ketika dikonfirmasi, Rabu (8/1/2020). Dari daftar nama Komisioner KPU 2017 2022, maka inisial WS merujuk kepada Wahyu Setiawan. Firli menambahkan, OTT dilakukan di Jakarta. Tapi enggan mengungkap lebih jauh

"Kita melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sedang melakukan tindak pidana korupsi berupa suap. Kami masih bekerja," katanya. Firli juga belum mengungkap terkait praktik rasuah dalam perkara ini. Termasuk barang bukti yang diamankan dan siapa saja yang diangkut. "Pemberi dan penerima suap kita tangkap," kata Firli. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap mereka yang terjaring OTT. Setelahnya KPK akan mengumumkan status hukum dari mereka.

Baca Juga

Begini Penjelasan Lurah Setempat Viral Sejumlah Makam Berada di Pinggir Gang Sempit di Jaktim

Diana Nurhani

Kantornya Dilempari Bom Molotov, Ketua Bawaslu RI Kutuk Keras Unjuk Rasa Anarkis

Diana Nurhani

Tanggapan Bambang Soesatyo & Zulkifli Hasan soal Wacana Relaksasi PSBB

Diana Nurhani

Ancaman Hukuman Maksimal 10 Tahun Kasus Penyelundupan Bos Garuda Pakar Hukum

Diana Nurhani

Manajamkan Politik Gagasan Sebagai Panglima Agenda Kongres Ke-2 NasDem

Diana Nurhani

Sekjen MUI Imbau Masyarakat Hibur & Bantu Korban Banjir Jakarta

Diana Nurhani

Sudah Ada Api Sebelum Jatuh Kesaksian Warga yang Melihat Jatuhnya Pesawat TNI AU di Riau

Diana Nurhani

Batik Ahok dengan Motif Parang Seling Nogo Ditawar Rp 100 Juta

Diana Nurhani

Hujan Petir di Pangkal Pinang Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota Hari Ini Selasa 11 Ferbuari 2020

Diana Nurhani

8 Daerah Berpotensi Hujan Disertai petir Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota Besar Kamis 30 April 2020

Diana Nurhani

Google Ngitung Debat dengan Jakarta Bergerak soal Jumlah Pendemo Tuntut Anies Mundur Haikal Hassan

Diana Nurhani

Kowad Anak Tukang Ojek yang Dipuji Istri KSAD Andika Perkasa Kini Makin Berprestasi Sempat Dibully

Diana Nurhani

Leave a Comment