Image default
Nasional

Mabes Polri Sebut 25 Orang yang Diamankan Saat Bentrok di Tamansari Bandung Bukan Warga Setempat

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan jajaran Polda Jawa Barat telah memeriksa 25 orang yang diduga melakukan aksi anarkis saat penggusuran rumah di Tamansari, Bandung, beberapa waktu lalu. Asep mengatakan 25 orang yang diamankan polisi bukanlah warga yang tinggal di lokasi penggusuran. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut darimana asal 25 orang tersebut. "25 orang ini bukanlah warga setempat. Jadi mereka pendatang. Yang jelasnya mereka ini sekelompok orang yang bukan berasal dari daerah tersebut," kata Asep di gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Dari hasil penyelidikan, ia menyatakan, seluruh orang yang datang tersebut melakukan tindakan anarkis saat penggusuran rumah di Tamansari. Namun, kata dia, mereka tidak spesifik termasuk dalam kelompok yang sengaja untuk bertindak anarkis. "Orang ini memang orang yang diduga melakukan tindakan anarkis. Tetapi tidak spesifik adalah kelompok anarkis sampai hari ini. Sekarang penyidik sedang melakukan pendalaman terhadap itu," ungkap dia. Kendati demikian, kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap 25 orang tersebut.

Seluruh oknum yang melakukan tindakan anarkis tersebut telah dipulangkan ke keluarganya masing masing. "Salah satu alasan mengapa mereka dilepaskan, karena sedang dilakukan pendalaman selanjutnya mengingat penyidik masih memerlukan waktu pendalaman terhadap keterlibatan 25 orang ini," kata Asep. Sebelumnya, pascapenertiban di wilayah RW 11 Tamansari, Kota Bandung (12/12/2019), pihak Kepolisian dan Satpol PP menangkap 25 orang dan membawanya ke Kantor Satpol PP Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mejelaskan dari 25 orang tersebut, sebanyak lima orang masih dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Satuan Narkoba Polrestabes Bandung dan Reserse Polrestabes Bandung. "Seluruhnya langsung dites urine, hasilnya ada dua orang yang diduga positif, masih kami dalami untuk menentukan jenis yang dikonsumsi. Sementara untuk tiga orang masih diperiksa karena diduga membawa senjata tajam dan sedang di dalami Reserse," kata Kombes Pol Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Jumat (13/12/2019). Selebihnya, Irman menjelaskan pihak Satpol PP melakukan pendataan terhadap 20 orang yang rata rata masih remaja, pelajar, dan ada yang Mahasiswa. Setelah didata dan dibina, 20 orang tersebut diminta untuk menghadirkan orangtua dan dikembalikan secara bersyarat melalui surat pernyataan.

Selain itu, Irman juga mengatakan dari pihak petugas, terdapat delapan orang yang mengalami luka yang diduga akibat terkena lemparan batu. Tujuh orang anggota Satpol PP dan satu orang anggota Polri. "Anggota Polisi tersebut mengalami luka dan bocor pada kepala bagian belakang dan masih dilakukan perawatan medis," kata Irman.

Baca Juga

Batik Ahok dengan Motif Parang Seling Nogo Ditawar Rp 100 Juta

Diana Nurhani

KPK Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Jaksa Fedrik Adhar

Diana Nurhani

Saya Tidak Tahu Dikabarkan Akan Menjabat di BUMN Saya Tidak Dengar Susi Pudjiastuti

Diana Nurhani

Tak Penuhi Dua ketentuan Ini Mendingan Mundur Jokowi Buka Suara Kriteria Calon Kabinetnya

Diana Nurhani

Tips Memilih Jurusan Kuliah Sesuai Minat Link Streaming TVRI Belajar dari Rumah Jumat 12 Juni 2020

Diana Nurhani

SD Kelas 4-6 Jumat 22 Mei 2020 Tayang Repetisi Ilusi & Sebuah Nama Jadwal Belajar dari Rumah TVRI

Diana Nurhani

Deretan Fakta 3 Dokter & 1 Perawat di Indonesia Meninggal Diduga Terinfeksi Corona

Diana Nurhani

10 Daerah Alami Kemarau Terpanjang 2019, Lakukan Sholat Istisqo Salat Minta Hujan, Ini Tata Caranya

Diana Nurhani

Mendagri Hadiri Peringatan Hari Lahir DKPP melalui Video Conference

Diana Nurhani

Upah Layak Jurnalis Muda Rp 8 79 Juta AJI Jakarta

Diana Nurhani

Presiden Jokowi Terima JAPINDA di Istana Merdeka

Diana Nurhani

‘Haramkan’ Miss Universe Hingga Usir Dewi Soekarno Sosok Mien Sugandhi Saat Jadi Menteri Soeharto

Diana Nurhani

Leave a Comment