Image default
Otomotif

Polisi Tutup Layanan Perpanjangan SIM karena Corona Bagaimana Jika Masa Berlakunya Habis

Efek wabah coronaCovid 19 turut menghambat layanan kepolisian kepada masyarakat. Melalui surat telegram No ST/967/III/YAN.1.1./2020 tertanggal 23 Maret 2020, Kepala Polri (Kapolri) memerintahkan penutupan sementara layanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) demi pencegahan penyebaran virus coronaCovid 19. Surat telegram yang ditandatangi oleh Direktur Regident Korlantas Mabes Polri Brigjen Yusuf atas nama Kapolri itu mencakup sejumlah poin penting yang ditujukan kepada Kapolda maupun Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) seluruh Polda di Tanah Air di tengah merebaknya virus coronaCovid 19.

Berdasarkan salinan putusan yang diterima KONTAN, ada beberapa poin penting. Pertama, layanan pengurusan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun pembuatan SIM baru dihentikan sementara. Penghentian layanan tersebut juga termasuk layanan SIM keliling maupun gerai SIM.

Sebagai catatan layanan sim ini tak hanya berlaku untuk SIM dalam negeri, tapi juga penghentian layanan pembuatan SIM internasional. Layanan ini ditutup mulai Selasa (24/3/2020) hingga 29 Mei 2020. Atau “Sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian melihat perkembangan situasi,” tulis Yusuf dalam surat telegram tersebut, Senin (23/3/2020). Kedua, layanan pembuatan SIM baru maupun perpanjangan SIM lama di wilayah yang terbebas dari wabah corona masih bisa diberikan.

Namun, layanan tersebut tetap harus mengacu pada upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona Covid 19. Ketiga, SIM yang habis masa berlakunya pada 24 Maret 2020, baru bisa mengurus perpanjangan masa berlaku SIM tersebut setelah tanggal 29 Mei 2020 atau setelah kondisi dinyatakan normal. Bagi warga denganstatus SIM yang habis masa berlakunya selama periode penutupan layanan pengurusan SIM, maka yang bersangkutan bisa langsung melakukan pengurusan perpanjangganSIM pada saat layan kembali dibuka.

Artinya mereka tidak perlu mengurus SIM baru seperti aturan yang berlaku sekarang. “Pengecualian bagi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), suspect atau positif virus corona Covid 19, proses perpanjangan setelah dinyatakan sembuh dengan membawa surat keterangan dari dokter,” tulis surat telegram tersebut.

Baca Juga

Jalan Tol Bali Mandara Kini Punya Charging Station buat Kendaraan Listrik Asyik

Diana Nurhani

Showroom DFSK di Pondok Indah Resmi Beroperasi

Diana Nurhani

Transjakarta Segera Operasikan Bus Single Scania Tipe K250IB-4×2

Diana Nurhani

Deretan Mobil Bekas di Bawah Rp 60 Juta, Ada Isuzu Panther sampai Avanza

Diana Nurhani

Teruhito Sugawara Sapa Pengunjung GIIAS 2019 Juara Dakar Rally

Diana Nurhani

Rapi dan Menawannya Honda CB350 Garapan Riko Loos, Bisa Jadi Rujukan Nih

Diana Nurhani

Ini Perkiraaan Insentif yang Dijanjikan Perpres Kendaraan Listrik Akan Segera Terbit

Diana Nurhani

Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Lengang & Sepi

Diana Nurhani

Kirim Motor Gunakan Bus {PO Harapan Jaya, Begitu Turun Langsung Naik Motor

Diana Nurhani

Cara Mengetahui Tingkat Kerusakan Motor yang Terendam Air & Tips Mengatasinya

Diana Nurhani

Mercedes Benz tipe S600 Guard, Mobil Dinas Terbaru Presiden Jokowi

Diana Nurhani

Berapa Harga Kawasaki KLX 230 Setelah Masa Promo ludes 30 Juni

Diana Nurhani

Leave a Comment