Image default
Internasional

Presiden AS: Jika Saya Mau, Afghanistan Bisa Musnah dari Muka Bumi

Presiden Amerika Serikat (AS) DonaldTrumpmengatakan dia lebih memilih jalan dialog daripadaperanguntuk mengatasi konflikAfghanistan. Pernyataan itu dia sampaikan ketika bertemu dengan Perdana MenteriPakistanImran Khan di Kantor Oval Gedung Putih, Washington DC, pada Senin (22/7/2019). AS menekan Taliban untuk mencapai kesepakatan politik sebelum pemilihan Afghanistan September mendatang, dan menjadi jalan bagi penarikan pasukan di sana.

DiwartakanAFPdanBBCSelasa (23/7/2019), dia memperingatkan jika harus mengambil jalan kekerasan, AS bisa memenangkan perang dalam hitungan hari. "Jika kami ingin berperang dan menang, kami akan mengalahkan dalam satu pekan. Afghanistan bisa terhapus dari muka Bumi ini," terang presiden 73 tahun itu. Namun, dia mengklaim tidak ingin mengambil jalan perang karena bisa membunuh jutaan orang. "Saya hanya tidak ingin membunuh 10 juta orang," katanya.

Karena itu, lanjut Trump, dia meminta supaya Pakistan di bawah pimpinan Khan untuk menekan Taliban supaya bisa memperoleh perjanjian damai dengan Kabul. Perkataan Trump diiyakan oleh Khan. Dia menuturkan tidak ada solusi militer di Afghanistan. "Jika Anda memilih militer itu, jutaan orang akan mati," paparnya. Lebih lanjut, Trump memuji Pakistan sudah membantu AS sehingga bisa membuat perkembangan signifikan dalam waktu dua pekan terkait perundingan dengan Taliban.

"Saya harus memuji Presiden Trump karena beliau kini lebih mementingkan untuk mendesak orang supaya bersedia mengakhiri perang," beber PM 66 tahun itu. Presiden Donald Trump baru baru ini lewat akun Twitter menyerang empat anggota kongres berlatar belakang migran dan mengatakan, jika mereka tidak senang dengan situasi di AS, sebaiknya mereka "pulang" ke negara asalnya. Tujuan serangannya adalah Ilhan Omar dari Minnesota, Alexandria Ocasio Cortez dari New York, Rashida Tlaib dari Michigan dan Ayanna Pressley dari Ohio.

DPR AS yang dikuasai kubu Demokrat kemudian mengeluarkan resolusi mengecam pernyataan itu sebagai "rasis". Beberapa anggota kubu Republik turut mendukung resolusi itu. Tapi Trump tidak berhenti melakukannya. Pada sebuah acara di negara bagian North Carolina(foto artikel), Trump mengatakan kepada pendukungnya, jika ke empat anggota Kongres tidak menyukai kebijakannya tentang masalah masalah seperti imigrasi dan pembelaan terhadap membela Israel, mereka sebaiknya pergi dari AS.

"Jadi para perempuan anggota kongres ini, komentar komentar mereka membantu memicu bangkitnya sayap kiri yang berbahaya dan militan," kata Trump. North Carolina adalah salah satu negara bagian yang dipandang penting dalam pertarungan pada pemilu depan tahun 2020. Ketika Trump menceritakan pernyataan pernyataan kritis terhadap AS dari masa lalu yang dibuat oleh Ilhan Omar, yang lahir di Somalia dan beremigrasi ke Amerika Serikat sebagai anak anak kerumunan massa mulai meneriakkan: "Kirim dia kembali!" "Malam ini saya punya saran untuk para ekstremis yang dipenuhi kebencian yang terus menerus mencoba merobohkan negara kita. Mereka tidak pernah memiliki sesuatu yang baik untuk dikatakan. Itulah sebabnya saya berkata: 'Hei, jika mereka tidak suka, biarkan mereka pergi. Biarkan mereka pergi'," kata Trump kepada pendukungyna.

Salah satu sumber yang dekat dengan Trump mengatakan kepada kantor berita Reuters, Trump sedang mempersiapkan pendukungnya untuk pemilu mendatang pada November 2020, agar dia bisa terepilih kembali. "Dia berusaha menjadikan mereka (empat perempuan anggota kongres) jadi wajah Partai Demokrat mendekati siklus 2020 dan dia berusaha untuk menyoroti mereka sebagai kelompok pinggiran," kata sumber itu.

Baca Juga

Kami Benar-benar Tidak Siap 37 Ribu Lebih Terinfeksi Wabah Virus Corona Petugas Kesehatan Afrika

Diana Nurhani

Kim Jong Un Dikabarkan dalam Bahaya serius Setelah Jalani Operasi

Diana Nurhani

Kota Bangkok Diguncang Enam Bom

Diana Nurhani

Operasi Penyelamatan Berlangsung 10 Jam Pria Kamboja Terjepit di Bebatuan selama 3 Hari Terpeleset

Diana Nurhani

Orang Jepang Ini Stres Bunuh Sedikitnya 50 Kucing buat Kesenangan

Diana Nurhani

Johor Cari Solusi Buka Perbatasan Malaysia – Singapura Belum Lama Diterapkan Lockdown

Diana Nurhani

Nenek 57 Tahun Ini Sudah Kencani 200-an Berondong: ‘Agar Saya Awet Muda’

Diana Nurhani

Takmir Masjid Ungkap Kebiasaan Almarhum Ahmad Meninggal pada Malam Jumat Usai Lantunkan Adzan Isya

Diana Nurhani

Tiga Tewas & 179 Terluka Pesawat Tergelincir & Terbelah di Istanbul

Diana Nurhani

Tak Ada yang Bisa Dilakukan Kecuali Berdoa Saat Ini Soal Persekusi Etnis Uighur Yusuf Mansur

Diana Nurhani

Jatuh Cinta Bisa Membuat Remaja Inggris Ini Meninggal Dunia karena Penyakit Langka yang Dideritanya

Diana Nurhani

VIDEO Pergelangan Tangan Kanan Kim Jong Un Tunjukkan Tanda Bekas Luka

Diana Nurhani

Leave a Comment