Image default
Superskor

Romelu Lukaku jadi Sorotan Fakta-fakta Jelang Inter Milan vs Shakhtar Donetsk Liga Eropa

Ada 10 fakta menarik yang perlu diketahui sebelum menyaksikan pertandingan antara Inter Milan vs Shakhtar Donetsk dalam babak semifinal Liga Eropa musim 2019 2020. Inter Milan dan Shakhtar Donetsk akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu tiket ke final Liga Eropa musim ini. Pertandingan Inter Milan vs Shakhtar Donetsk bakal digelar di Merkur Spiel Arena, Duesseldorf, Selasa (18/8/2020) dini hari WIB.

Laga Inter Milan vs Shakhtar Donetsk juga dapat anda saksikan melalui tayangan SCTV mulai pukul 02.00 WIB. Baik Inter Milan dan Shakhtar Donetsk tercatat sudah berjumpa sebanyak dua kali, tepatnya pada babak kualifikasi ketiga Liga Champions 2005. Saat itu, kemenangan diraih oleh Inter Milan dengan skor dua gol tanpa balas pada pertemuan pertama di kandang tim lawan.

Perjumpaan kedua harus berakhir dengan skor imbang yakni 2 2 di San Siro. Alhasil laga nanti akan menjadi pertemuan ketiga antara Inter Milan kontra Shakhtar Donetsk. Bagi Shakhtar Donetsk tentu laga nanti akan berusaha menangkan lewat sebuah perjuangan tanpa mengenal lelah.

Apalagi tim asal Ukraina itu mengincar final kedua mereka di kompetisi Liga Eropa musim ini. Shakhtar Donetsk tercatat pernah berlaga di partai puncak Liga Eropa tepatnya pada musim 2008/2009. Tim asal Ukraina itu berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Werder Bremen di partai final pada musim tersebut.

Kenangan manis itu tentunya diharapkan kembali bisa terulang dalam gelaran Liga Eropa musim ini. Terlepas dari hal tersebut, berikut ini 10 fakta menarik yang perlu kamu ketahui jelang pertemuan Inter Milan melawan Shakhtar Donetsk: 1. Shakhtar didirikan pada tahun 1936 di Uni Soviet kala itu dengan nama Stakhanovets, nama itu diberikan oleh Aleksei Stakhanov, salah seorang penambang batu bara di daerah Donetsk.

2. Shakhtar Donetsk tercatat berhasil memenangkan gelar juara Liga Ukraina perdana pada tahun 2002 ketika dibesut pelatih asal Italia, Nevio Scala. 3. Mantan pelatih Inter Milan, Mircea Lucescu ternyata pernah menjadi bagian penting tim asal Ukraina itu meraih prestasi terbaik dalam sejarah klub. Termasuk keberhasilan Shakhtar Donetsk ketika memenangan gelar juara Liga Eropa musim 2008/2009.

4. Klub Shakhtar Donetsk dapat dikatakan sangat identik dengan deretan pemain asal Brasil yang memiliki skill menawan ala Samba. Nama nama pemain Brasil yang pernah berseragam Shakhtar Donetsk antara lain Willian, Fernandinho, Douglas Costa, Elano, Luiz Adriano, dan Alex Teixeira. 5. Shakhtar Donetsk tercatat pernah bermain di tiga kota berbeda setelah meletusnya perang antara Russia dan Ukraina.

Tim asal Ukraina itu sejauh ini telah bermain di tiga kota berbeda sejak tahun 2014. Tiga kota tersebut antara lain Lviv, Khartviv, Kiev. 6. Inter Milan selaku tim asal Italia ternyata memiliki catatan yang cukup impresif setiap berjumpa klub asal Ukraina.

Tim berjuluk Nerazzurri tersebut tercatat mampu meraih lima kemenangan dan tiga hasil imbang dalam delapan pertandingan terakhir melawan klub Ukraina. Bahkan, Inter Milan menjadi tokoh utama dibalik tersingkirnya Shakhtar Donetsk di babak kualifikasi tahun 2005 silam. Modal itulah yang membuat Inter Milan cukup diunggulkan untuk bisa melewati hadangan Shakhatr Donetsk pada laga semifinal kali ini.

7. Disisi lain tim Shakhtar Donetsk sendiri memiliki rekor 7 kemenangan, 2 seri, dan 15 kekalahan ketika jumpa tim asal Italia. Mulai berhadapan melawan Juventus, AC Milan, Lazio, Roma, Napoli, Vicenza, dan Atalanta di pentas Eropa. 8. Pelatih Shakhtar Donetsk saat ini yakni Luis Castro telah menangani tim tersebut setelah menggantikan sosok Paulo Foncesca yang pindah ke AS Roma pada musim panas lalu.

9. Sang juara Ukraina tersebut tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di kompetisi Liga Eropa musim ini. Mereka mampu memenangkan empat pertandingan dan mencetak paling sedikit 2 gol di masing masing laga dengan rata rata 2,8 gol. 10. Nama Romelu Lukaku dipastikan akan menjadi sorotan utama pada laga kali ini.

Bagaimana tidak pesona ketajaman Lukaku mampu membuat Inter Milan tampil cukup luar biasa pada musim ini. Didatangkan dari Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu, Lukaku seakan akan mampu kembali menemukan sentuhan terbaiknya. Pemain yang berkaki kidal itu tercatat telah menjadi mesin gol utama sejak datang ke Inter Milan setahun yang lalu.

Lukaku tercatat sejauh ini telah menggelontorkan total 31 gol dan 5 assit dari 49 penampilan bersama Inter Milan di semua kompetisi. Sebuah catatan luar biasa bagi seorang penyerang baru yang merumput bersama Inter Milan pada musim perdananya. Alhasil kegemilangan Lukaku tersebut diharapkan kembali berlanjut ketika Inter Milan harus berhadapan dengan klub asal Ukraina, Shakhtar Donetsk.

Pukul 02.00 WIB Inter Milan vs Shaktar Donetsk (Live SCTV) *Catatan: Untuk mengakses layanan ini,penikmatsepak bola Liga Chaampions terlebih dahulu mesti berlangganan dengan biaya Rp 15.000 perminggu atau Rp 29.000 perbulan.

Baca Juga

Edi Ruhiyat Langsung Tantang Pemain Persikota Tangerang menuju Liga 2

Diana Nurhani

Bagus Kahfi Dapat Cedera Serius di Laga Tersebut Garuda Select vs Reading U-18

Diana Nurhani

Sudah Minta Maaf Diminta menuju Luar dari Ruang Rapat Kronologi Konflik Shin Tae-yong & Indra Sjafri

Diana Nurhani

Tim Tamu di Atas Angin Duo Andalan Kembali Prediksi Susunan Pemain Werder Bremen vs Bayern Munchen

Diana Nurhani

Wayne Rooney Merasa Hancur Manchester United Depak Louis van Gaal

Diana Nurhani

Man City Tersungkur Chelsea & Manchester United Menang Hasil & Klasemen Liga Inggris

Diana Nurhani

Saksikan di Indosiar SEDANG TAYANG Live Streaming Persib Bandung vs PSS Sleman Liga 1 2020

Diana Nurhani

PSB Bogor Bentuk Tim yang Solid Melalui Proses Seleksi Pemain Menatap Liga 3 2020

Diana Nurhani

Marcus Rashford Dinilai Layak Kenakan Ban Kapten Manchester United

Diana Nurhani

Pelatih Wolves Layangkan Pujian Dendoncker Jadi Pahlawan Hasil Liga Inggris

Diana Nurhani

Dapur Bisa Ngebul Lagi Ada Sinyal Liga 1 Bergulir Kembali Ruben Sanadi

Diana Nurhani

Bagus Kahfi Optimis Lewati Fase susah di Inggris Masa Pemulihan Terhambat

Diana Nurhani

Leave a Comment